SEKILAS INFO
: - Friday, 20-05-2022
  • 10 bulan yang lalu / MOHON PERHATIAN! PPDB 2021/2022 DITUTUP

MENGENAL & MEMAHAMI BAHASA KASIH KELUARGA KITA

(Resume dari Video Youtube dr. Aisyah Dahlan dengan penambahan seperlunya 😅)

Kita jika tidak banyak berta’lim maka sering terjadi miss understand dalam kehidupan kita…

Bahasa Kasih adalah cara mengutarakan cinta yang dimengerti oleh orang lain.

Kita kasih dulu… maka kita dapat kasih & sayang ( loves languages ) dari orang lain ( baca: keluarga/suami, istri, anak)

Kita harus mempelajari dasar bahasa kasih keluarga kita agar dapat menjadi komunikator kasih sayang yang baik dalam keluarga.

Teori battery kasih sayang : DR. Adi Waigunawan
“Setiap manusia itu seperti ada battery nya”

Rasa aman seseorang berbanding lurus dengan isi battery kasihnya

Sifat battery itu harus diisi setiap hari

Penyimpangan prilaku adalah indikasi isi battery sudah mencapai batas kritis manimal.

5 Dasar Bahasa Kasih :
1. PUJIAN ( kata2 pendukung )
2. WAKTU YANG MENGESANKAN ( ngobrol bareng, jalan bareng, makan /ibadah bareng, dsb )
3. SENTUHAN FISIK ( memeluk, menggandeng, menuntun saat nyebrang, dsb )
4. PELAYANAN ( membetulkan barang/alat yang rusak, menyiapkan, membantu dsb )
5. HADIAH

Pada bayi 0 – 3 th : ke5 bahasa kasih tsb harus diisi setiap hari.

Di atas 3 thn : tidak perlu diisi ke lima-lima nya…

Ke5 bahasa kasih itu kita senang, tapi ada 2 bahasa kasih UTAMA yang cepat kosong

Cek 2 bahasa kasih keluarga kita yang cepat kosong!

Ke 2 bahasa kasih yang cepat kosong itu HARUS diisi SETIAP HARI, supaya tidak low batt, agar tercipta keluarga sakinah

ISI bahasa kasih utama & kedua keluarga kita supaya terpenuhi kebutuhan sesuai battery kasihnya

Sampaikan cinta kita berdasarkan bahasa kasih dia, bukan dengan bahasa kasih kita supaya tidak “miss understand ” & supaya tidak “garing”😁

Kadang ada seseorang yang merasa “garing” padahal sudah dipenuhi kebutuhannya oleh orang2 tercintanya…tapi masih merasa ada yang “kurang”.

Kita sering mengutarakan kasih kita kepada keluarga berdasarkan bahasa kasih kita, bukan bahasa kasih dia

Contoh :
Ada anak yang bahasa kasihnya bukan sentuhan fisik, tapi si emak sering memeluk & mendapat gerakan ” denial” dari anaknya😁

Kalo emaknya gak ta’lim…emaknya sakit hati karena merasa mendapat penolakan dari anaknya.

Contoh lain :
Ada suami bahasa kasihnya pujian & pelayanan.
Sedangkan istrinya, waktu yang mengesankan & sentuhan fisik.

Si istri sering memeluk suaminya karena menurutnya cara menyampaikan cintanya dengan sentuhan fisik tapi…suaminya melakukan “reflex denial” karena bahasa kasih suaminya bukan sentuhan fisik tapi pujian.

Nah, kalo si istri gak belajar & tidak memahami bahasa kasih suaminya…pasti terjadi ketersinggungan & byarrrr…lama2 jadi ambyar😅

Jadi.. yuk tingkatkan bonding dengan memahami bahasa kasih sesuai kebutuhan keluarga kita.

Lakukan dengan tulus😍 (DH)

1 komentar

Muhammad Said Paluseri, Thursday, 16 Dec 2021

Alhamdulillah aku jd tau..

Reply

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Fan Pages

Video Terbaru

Statistik Web

  • 356545Total reads:
  • 220248Total visitors:
  • 2288Reads per month:
  • 31Visitors today:
  • 0Visitors currently online: